Saturday, 23 September 2017

Gedung Utama Kementerian PUPR





Gedung Utama Kementrian PUPR terletak di Jl.Patimura no.20, Kebayoran Baru (Jakarta Selatan). Gedung ini dibagun 10%-15% lebih mahal karena menggunakan konsep green builing. 

Sejauh ini, kita melihat biasanya gedung yang dibangun dengan predikat green and sustainable building merupakan gedung kantor yang akan disewakan kepada penyewa asing. Meski demikian, ada juga beberapa gedung pemerintah yang telah mendapatkan sertifikasi ini.

 Gedung Utama Kementerian PUPR adalah gedung ramah lingkungan yang dibangun dengan konsep green building dengan estimasi penghematan listrik sekitar 40%. Pengunaan air juga bisa dihemat sampai 81% pada musim hujan dan 63% di musim kemarau, hal ini dikarenakan pada musim hujan semuanya ditampung dan direcyle yang dapat digunakakn kembali.  

GBCI(Green Building Council Indonesia) mengungkapkan desain keseluruhan gedung lebih mengandalkan penerangan alami dari sinar matahari pada siang hari dan juga menerapkan sensor penerangan otomatis yang akan memadamkan lampu ketika tidak ada orang di setiap ruangannya. 

1.      Ketua Green Building Council Indonesia (GBC) Siti Adiningsih Adiwoso menyatakan, sertifikasi gedung hijau yang diberikan oleh institusinya memiliki beberapa indikator, yaitu
2.      Menerapkan sistem daur ulang penggunaan air untuk menghemat konsumsi air.
3.      Tepat guna lahan
4.      Efisiensi dan konservasi energi,
5.      Konservasi air karena menerapakan system daur ulang untuk menghemat konsumsi air.
6.      Kualitas udara yang baik karena mengadakan ruang terbuka hijau sebesar 30% dari total luas lahan dan kenyamanan udara dalam ruang.
7.      pengembangan kampus dengan luas ruang terbuka hijau (RTH) yang lebih besar
8.      Jarak septic tank dari sumur air bersih minimal 15 meter, lebih panjang 5 meter dari angka ideal yang ditetapkan tahun lalu serta manajemen lingkungan bangunan.
9.      manajemen persampahan yang terintegrasi.
10.  Lingkungan kampus PUPR juga didesain ramah bagi penyandang difabel dengan dibangunnya jalur landai dan jalur kuning tuna netra di area pejalan kaki dan memiliki taman dengan bangku-bangku sebagai ruang terbuka hijau.
11.  pembatasan sirkulasi kendaraan bermotor
12.  jalur pejalan kaki yang terintegrasi, termasuk untuk difabel







Denah Iantai Dasar



















Ruang Auditorium Kementrian PUPR




Ruang Auditorium Kementrian PUPR






Taman Gedung Kementrian PUPR 









Taman Gedung Kementrian PUPR 



Tampak Depan Gedung Kementrian PUPR










Monday, 5 June 2017

DRAMA MUSIKAL

Pengertian Drama Musikal
     Drama musikal adalah satu bentuk ekspresi kesenian yang dikolaborasikan antara musik, laku, gerak dan tari, yang menggambarkan suatu cerita yang dikemas dengan tata koreografi dan musik yang menarik sehingga terbentuklah sebuah drama musik atau kadang di kenal dengan “musical play” Faktor emosional dari drama – humor, cinta, amarah – dikomunikasikan lewat kata – kata, musik, gerakan, dan aspek teknis dari hiburan yang digabungkan secara keseluruhan.

Drama Musikal yang Ditampilkan

  • Judul          :  Salah Paham

  • Pemeran     :
                               Alviandi              (Vian - protagonis)
                               Dea                   (Dea - antagonis)
                               Dhiky                 (Narator)
                               Erwin                 (Juri 1 / sahabat Dea - sampingan)
                               Farhan               (Peserta / penonton - sampingan)
                               Lerista                (Peserta / penonton - sampingan)
                               Akbar                 (Juri 2  / Sahabat Dea - sampingan)
                               Nabila                (Peserta / penonton - sampingan)
                               Nensi                 (Juri 3 / Sahabat Dea- sampingan)
                               Sanrizky             (MC - sampingan)
                               Restu                 (Ayah Vian / penonton – sampingan)

  • Sinopsis      :
         Dank Singer Competition adalah kompetisi menyanyi yang diselenggarakan oleh Universitas Exo yang bertujuan untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa dan mahasiswinya yang memiliki bakat dalam hal bernyanyi. Kesempatan ini tentu saja tidak ingin dilewatkan oleh alviandi, seorang mahasiswa jurusan arsitektur yang merantau ke ibukota dan berasal dari keluarga tidak mampu, keinginannya adalah membantu orang tuanya dalam mengurangi beban baiaya perkuliahan yang terbilang besar dan akhirnya ia pun memutuskan untuk mengikuti kompetisi tersebut.

                Atas kerja kerasnya dalam hal bernyanyi akhirnya alviandi dapat masuk keputaran final dan lawannya di final adalah Dea, seorang mahasiswi jurusan ekonomi yang berasal dari keluarga yang kaya raya, tujuannya dalam mengikuti kompetisi ini adalah hanya untuk menunjukkan pada semua orang bahwa dialah yang terbaik.


Ini adalah beberapa foto saya dan rekan sekelompok saya saat menampilkan drama musikal ini.






Thursday, 15 December 2016

Perbedaan dan Persamaan Antara ISD dan IPS

Perbedaan antara ISD dan IPS
  1. Ilmu sosial dasar diberikan di Perguruaan Tinggi, Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan.
  2. Ilmu sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal sedangkan ilmu pengetahuan sosial dasar merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
  3. Ilmu Sosial dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang ilmu pengetahuan social diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
Persamaan antara ISD dan IPS
  1. Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan.
  2. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Golongan Bahan Pelajaran ISD
  1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
  2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial
  3. Masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.

Tujuan Ilmu Sosial Dasar

Fungsi dan Tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) – Menurut Rudy Gunawan (2011: 93), hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah telaah tentang manusia dan dunianya. Manusia sebagai makhluk sosial selalu hidup bersama dengan sesamanya.

Fungsi dan Tujuan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan di sekolah dasar yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di dalamnya memuat materi geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi. Melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), anak diarahkan untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokratis, bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai.
Menurut Rudy Gunawan (2011: 37) pembelajaran IPS bertujuan membentuk warga negara yang berkemampuan sosial dan yakin akan kehidupannya sendiri di tengah-tengah kekuatan fisik dan sosial, yang pada gilirannya akan menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab.
Dengan demikian  pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mempunyai peranan penting dalam mengarahkan anak untuk dapat menjadi warga negara Indonesia yang demokratis, bertanggung jawab, serta warga dunia yang cinta damai.

Sunday, 4 December 2016

Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar

Ruang LIngkup

Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul didalam sebuah masyarakat. Untuk memahami masalah-masalah sosial itu ,sebaiknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan yaitu :

  1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
  2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja,yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
  3. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu sama lain.

Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :


  1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan.
  2. Masalah Individu, keluarga dan masyarakat.
  3. Masalah pemuda dan sosialisasi
  4. Masalah hubungan antara Warga Negara dan Negara
  5. Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
  6. Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan.
  7. Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
  8. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat.

  Berdasarkan penguraian diatas Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar adalah Cakupan atau luas dalam pembelajaran tentang masalah-masalah sosial di dalam masyarakat . Jadi kita dapat simpulkan bahwa kata ruang lingkup berarti memberikan makna pembagian masalah-masalah dalam kehidupan bermasyarakat . 


Thursday, 1 December 2016

Pengertian Ilmu Pengetahuan Dasar


     Ilmu Pengetahuan Sosial atau social studies merupakan pengetahuan mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan  masyarakat. di Indonesia pelajaran ilmu pengetauan sosial disesuaikan dengan berbagai prespektif  sosial yang berkembang di masyarakat. Kajian tentang masyarakat dalam IPS dapat dilakukan dalam lingkungan yang terbatas, yaitu lingkungan sekitar sekolah atau siswa dan siswi atau dalam lingkungan yang luas, yaitu lingkungan negara lain, baik yang ada di masa sekarang maupun di masa lampau. Dengan demikian siswa dan siswi yang mempelajari IPS dapat menghayati masa sekarang dengan dibekali pengetahuan tentang masa lampau umat manusia. Untuk lebih memahami pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial, mari kita simak pengertian dari beberapa ahli:    



1. Somantri (Sapriya:2008:9) menyatakan IPS adalah penyederhanaan atau disiplin ilmu ilmu sosial humaniora serta kegiatan dasar manusia yang diorganisasikan dan disajikan secara ilmiah dan pedagogis/psikologis untuk tujuan pendidikan.

2.    Mulyono Tj. (1980:8) berpendapat bahwa IPS adalah suatu pendekatan interdisipliner (inter-disciplinary approach) dari pelajaran ilmu-ilmu soial, seperti sosiologi antropologi budaya, psikologi sosial,sejarah, geografi, ekonomi, politik, dan sebagainya.

3.  Saidiharjo (1996:4)  menyatakan bahwa IPS merupakan kombinasi atau hasil pemfusian atau perpaduan dari sejumlah mata pelajaran seperti:geografi, ekonomi, sejarah,sosiologi,politik

4.   Moeljono Cokrodikardjomengemukakan bahwa IPS adalah perwujudan dari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. Ia merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni sosiologi, antropologi budaya, psikologi, sejarah, geografi, ekonomi, ilmu politik dan ekologi manusia, yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materi dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.

5. Nu’man Soemantrimenyatakan bahwa IPS merupakan pelajaran ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk pendidikan tingkat SD, SLTP, dan SLTA. Penyederhanaan mengandung arti: 
a) menurunkan tingkat kesukaran ilmu-ilmu sosial yang biasanya dipelajari di universitas menjadi pelajaran yang sesuai dengan kematangan berfikir siswa siswi sekolah dasar dan lanjutan, 
b) mempertautkan dan memadukan bahan aneka cabang ilmu-ilmu sosial dan kehidupan masyarakat sehingga menjadi pelajaran yang mudah dicerna.

6. S. Nasution mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. Dinyatakan bahwa IPS merupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peran manusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah,ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.

7.  Tim IKIP Surabayamengemukakan bahwa IPS merupakan bidang studi yang menghormati, mempelajari, mengolah, dan membahas hal-hal yang berhubungan dengan masalah-masalah human relationship hingga benarbenar dapat dipahami dan diperoleh pemecahannya. Penyajiannya harus merupakan bentuk yang terpadu dari berbagai ilmu sosial yang telah terpilih, kemudian disederhanakan sesuai dengan kepentingan sekolah sekolah.